Menanam Hidroponik Sistem Sumbu (Wick System) untuk Pemula

Bila ingin menanam hidroponik bagi seorang pemula, maka saya sarankan adalah sistem hidroponik sumbu. Tidak membutuhkan peralatan yang susah dan mahal. Kita bahkan dapat memberdayakan barang-barang bekas di rumah yang tidak terpakai.

Menggunakan barang-barang bekas untuk hidroponik

Peralatan yang dibutuhkan adalah antara lain :

  • Toples bekas dan tutupnya
  • Netpot (bisa diganti dengan plastik air mineral gelas yang dilubangi bagian bawahnya)
  • Kain flanel (untuk sumbunya)
  • Rockwool
  • Air nutrisi (AB mix)

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Tutup toples dilubangi menggunakan hole saw atau bisa juga menggunakan cutter atau solder. Diameter lubang disesuaikan dengan diameter netpot yang akan digunakan.

Hindari toples bening (dari plastik/kaca), hal ini untuk meghindari paparan sinar matahari ke dalam larutan nutrisi. Apabila larutan nutrisi terpapar sinar matahari maka akan mudah tumbuh lumut di dalamnya dan hal ini bisa merugikan, karena lumut ini juga menyerap nutrisi.

Apabila terpaksa menggunakan toples yang tembus pandang, maka dapat disiasati dengan mengecat hitam permukaannya, atau dapat juga ditutup dengan benda lain asal bisa mencegah sinar matahari untuk masuk.

Siapkan benih dan lakukan penyemaian. Hasil semai yang sudah tumbuh daun sebanyak 3-4, atau akarnya sudah tumbuh melewati rockwool di permukaan bawah maka tanaman ini sudah bisa dipindah ke toples.

Isi toples dengan larutan nutrisi AB mix pada PPM sedang yaitu antara 600-700, untuk kemudian dapat dinaikkan PPM-nya menjadi 1000-1200 apabila tanaman sudah besar.

Buat space udara di dalam toples, jadi pengisian air nutrisi tidak perlu full, cukup 3/4 isi toples.

Siapkan netpot dengan sumbunya, yaitu kain flanel yang sudah dipotong kurang lebih panjangnya 10-15 cm dan lebarnya 1 – 2 cm. Masukkan hasil semaian ke dalam netpot yang sudah ada sumbunya, kemudian pasangkan dalam tutup botol yang sudah dilubangi.

Hal selanjutnya adalah tinggal memperhatikan pertumbuhan tanaman dan mengontrol volume nutrisi, dijaga jangan sampai habis atau kering.

Untuk tanaman sayuran daun, biasanya membutuhkan 30-40 hari untuk sampai panen, sedangkan untuk sayuran buah bisa 60 hari atau lebih.

Apabila menanam sayuran buah maka digunakan AB mix khusus untuk tanaman sayuran buah. Untuk PPM juga diperlukan konsentrasi yang tinggi, yaitu mencapai 2000 PPM.

hydroponic wick system

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *